, , ,

Tim SAR Gabungan Mencari Nelayan yang Jatuh dari Perahu di Morowali

oleh -373 Dilihat

Wawasan Poso — Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap seorang nelayan di Kabupaten Morowali yang dilaporkan jatuh dari perahu saat melaut. Informasi mengenai insiden tersebut diterima pada pagi hari, dan Basarnas Palu bersama unit SAR Morowali langsung mengerahkan personel menuju lokasi kejadian.

Kepala Basarnas Palu menjelaskan bahwa laporan awal menyebutkan korban terjatuh ketika perahunya dihantam gelombang tinggi. Rekan korban yang berada di perahu lain segera berusaha memberikan pertolongan, namun kehilangan jejak korban akibat kondisi laut yang tidak bersahabat.

Perahu Karet dan Kapal Cepat Diterjunkan

Dalam operasi pencarian tersebut, tim SAR gabungan menurunkan sejumlah armada seperti RIB (Rigid Inflatable Boat), perahu karet, serta kapal cepat milik BPBD dan Polairud. Metode pencarian dilakukan dengan pola menyisir area radius beberapa mil laut dari titik terakhir korban terlihat.

“Kami melakukan penyisiran permukaan air dari berbagai arah untuk memperluas jangkauan pencarian. Cuaca yang berubah-ubah menjadi tantangan, tetapi operasi tetap dilanjutkan secara optimal,” ujar Komandan Pos SAR Morowali.

Sinergi Multi-Pihak untuk Percepatan Pencarian

Pencarian tidak hanya dilakukan oleh Basarnas, melainkan turut melibatkan Polairud, TNI AL, BPBD, aparat kecamatan, serta nelayan setempat. Warga pesisir yang mengenal area perairan dengan baik juga membantu memberikan informasi tambahan mengenai arus laut di sekitar lokasi hilangnya korban.

Keluarga korban yang menunggu di posko darurat berharap proses pencarian dapat menemukan korban secepatnya. Pemerintah daerah telah menyediakan dukungan logistik dan fasilitas komunikasi bagi tim yang terlibat.

Tim SAR Gabungan
Tim SAR Gabungan

Baca juga: Digitalisasi Jadi Kunci, Gubernur Sulteng Luncurkan “Halo Gubernur” untuk Keterbukaan Informasi

Kondisi Cuaca Menjadi Kendala Utama

Badan Meteorologi mengeluarkan peringatan adanya gelombang tinggi di beberapa wilayah pesisir Morowali, yang berdampak pada sulitnya proses pencarian. Angin kencang membuat perahu tim SAR harus bergerak lebih hati-hati agar tidak terbalik atau kehilangan kendali.

“Walaupun tidak ideal, pencarian tetap dilakukan dengan mitigasi risiko. Keselamatan tim tetap menjadi prioritas,” kata salah satu anggota SAR.

Pencarian Dilanjutkan Hingga Beberapa Hari ke Depan

Hingga berita ini ditebitkan, korban belum ditemukan. Operasi pencarian dipastikan akan terus dilakukan hingga beberapa hari ke depan mengikuti standar operasi SAR. Setiap perkembangan terbaru akan dilaporkan secara berkala kepada keluarga dan pemerintah setempat.

Tim SAR mengimbau para nelayan untuk lebih berhati-hati melaut, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang tidak menentu. Perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung wajib digunakan untuk meminimalisasi risiko fatal.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.